Komunikasi Pemasaran Dalam Pemberdayaan Warung Makan Di Kecamatan Loktabat, Banjarbaru Kalimantan Selatan
Keywords:
Komunikasi Pemasaran, Pemberdayaan Masyarakat, Usaha Warung Makan.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh pelaku usaha warung makan di Kecamatan Loktabat, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dalam kerangka pemberdayaan masyarakat lokal. Fokus penelitian tidak hanya melihat bentuk-bentuk komunikasi pemasaran yang digunakan, tetapi juga mengevaluasi bagaimana strategi tersebut dapat meningkatkan kapasitas ekonomi, kemandirian, serta keberlanjutan usaha masyarakat setempat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melakukan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta dokumentasi untuk menggali praktik komunikasi yang berlangsung antara pelaku usaha, konsumen, dan lingkungan sosial sekitarnya. Hasil penelitian mengungkap bahwa mayoritas pelaku usaha warung makan memanfaatkan strategi komunikasi pemasaran digital, khususnya melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business. Media tersebut digunakan untuk memperluas jangkauan pelanggan, menyebarkan informasi menu, memberikan promo harian, serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan melalui interaksi dua arah. Penggunaan konten visual, seperti foto makanan yang menarik dan testimoni pelanggan, menjadi salah satu teknik yang dianggap efektif untuk meningkatkan daya tarik dan kepercayaan konsumen. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian memberikan beberapa rekomendasi strategis, antara lain: perlunya program pelatihan literasi digital yang lebih terstruktur, pengembangan model pemasaran berbasis komunitas untuk saling promosi (cross promotion), pemanfaatan platform digital lokal yang ramah bagi pelaku UMKM, serta peningkatan dukungan kebijakan dalam bentuk fasilitasi teknologi dan infrastruktur digital. Optimalisasi strategi komunikasi pemasaran yang inklusif dan adaptif diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi warung makan berbasis komunitas sekaligus memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Loktabat, Kota Banjarbaru.
Downloads
References
Ife, J. (2013). Community Development in an Uncertain World. Cambridge University Press.
Ife, J., & Tesoriero, F. (2013). Community Development in an Uncertain World: Vision, Analysis, and Practice. Cambridge University Press.
Ismail, F. (2024). Dampak pemasaran digital terhadap keberlanjutan usaha kuliner. Jurnal Ekonomi Lokal, 11(1), 55–70.
Kementerian Koperasi dan UMKM RI. (2022). Laporan Tahunan UMKM Indonesia.
Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2024). Statistik UMKM Nasional.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2017). Marketing Management. Pearson Education.
Rahman, A., & Putri, R. (2023). Strategi digital marketing UMKM di era pasca pandemi. Jurnal Komunikasi Nusantara, 9(2), 122–134.
Rahman, A. (2023). Strategi pemasaran digital UMKM dalam era new normal. Jurnal Komunikasi Nusantara, 5(1), 88-97.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Wibowo, R. (2023). Perilaku konsumen kuliner di era digital. Journal of Local Business Innovation, 7(4), 200–210.
Yusuf, H. dan Putri, A. (2022). Transformasi digital pada UMKM kuliner. Jurnal Ekonomi Kreatif, 4(2), 120-133.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




