Membangun Lingkungan Pesantren yang Religius, Bersih, dan Produktif Melalui Pengabdian Mahasiswa
Keywords:
KKN, Pesantren, Religiusitas, Kepedulian Lingkungan, Produktivitas Santri.Abstract
Kegiatan KKN Rekognisi Kelompok 275 di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nuurul Hikmah dilaksanakan dengan latar belakang kebutuhan untuk menciptakan lingkungan pesantren yang religius, bersih, dan produktif guna mendukung pembinaan karakter santri secara spiritual dan sosial. Permasalahan yang dihadapi meliputi belum optimalnya pembinaan religiusitas yang bersifat aplikatif, rendahnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta terbatasnya ruang pengembangan kreativitas dan produktivitas santri. Oleh karena itu, program KKN dirancang secara terstruktur dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa dan santri secara aktif. Program religiusitas diwujudkan melalui kajian malam, kuis Islami, pembelajaran fikih berbasis praktik, serta pembinaan pelafalan huruf hijaiyah dan tajwid. Aspek kepedulian lingkungan dilaksanakan melalui olahraga bersama, aksi peduli kebersihan, dan kegiatan penghijauan dengan penanaman pohon pepaya. Sementara itu, penguatan produktivitas dilakukan melalui pembuatan mading, pelatihan kerajinan tangan, literasi sosial-politik dalam perspektif Al-Qur’an, serta pengenalan wawasan kebangsaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi santri dalam kegiatan keagamaan, tumbuhnya kesadaran menjaga kebersihan dan lingkungan pesantren, serta berkembangnya kreativitas dan keterampilan santri. Dengan demikian, pelaksanaan KKN ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang lebih religius, bersih, dan produktif secara berkelanjutan.
Downloads
References
Chasana, I. S., Safitra, H. R., Putri, R. K. A., & Muthia, R. (2024). Implementasi kuliah kerja nyata: Strategi peningkatan mutu melalui pendampingan pendidikan pengabdian masyarakat. Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial, 1(4), 28–40.
Dhofier, Z. (1982). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai. LP3ES.
Furco, A. (1996). Service-learning: A balanced approach to experiential education.
Kemdiktisaintek. (2024). Panduan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan 2024.Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Lickona, T. (1992). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Tilbury, D. (1995). Environmental education for sustainability: Defining the new focus of environmental education in the 1990s. Environmental Education Research, 1(2), 195–212.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




