Pencegahan Pernikahan Dini melalui Edukasi dan Pemberdayaan Perempuan: Sosialisasi di MA Sabilul Huda Desa Kencana Mulia
Keywords:
Pernikahan Dini, Pemberdayaan Perempuan, Kesetaraan Gender, Kekerasan, Edukasi Remaja.Abstract
Pernikahan dini masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak pada pendidikan, kesehatan reproduksi, kesiapan psikologis, serta kondisi ekonomi keluarga. Tingginya angka pernikahan dini di Kabupaten Muara Enim mendorong perlunya upaya preventif melalui edukasi kepada remaja sebagai bagian dari pemberdayaan perempuan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai kesetaraan gender, faktor penyebab dan dampak pernikahan dini, serta potensi kekerasan dalam hubungan dan rumah tangga. Metode yang digunakan adalah sosialisasi edukatif dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab yang dilaksanakan di MA Sabilul Huda pada siswa kelas XII. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respon positif dari peserta, ditandai dengan keaktifan dalam sesi diskusi dan meningkatnya pemahaman mengenai pentingnya kesiapan mental, emosional, dan ekonomi sebelum menikah. Selain itu, muncul komitmen dari beberapa siswa untuk melanjutkan pendidikan dan merencanakan masa depan secara lebih matang. Dengan demikian, sosialisasi ini menjadi langkah preventif yang efektif dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2022). Perkawinan usia anak di Indonesia 2022. Badan Pusat Statistik
Bawono, Y., Setyaningsih, S., Hanim, L. M., Masrifah, M., & Astuti, J. S. (2022). Budaya dan pernikahan dini di Indonesia. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 24(1), 83-91.
Fadilah, D. (2021). Tinjauan dampak pernikahan dini dari berbagai aspek. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo, 14(2), 88-94.
Iswahyuni, D. (2025). Pentingnya Peran Pendidikan Tinggi Terhadap Perekonomian dan Karir Perempuan Dimasa Depan. Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis, 1(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




