Sosialisasi Penggunaan Qris Dan Packaging Sebagai Strategi Pemberdayaan Perempuan Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Di Desa Tanjung Baru
Keywords:
Qris, UMKM, Pemberdayaan Perempuan, Literasi Digital, Packaging Produk.Abstract
Perkembangan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan memperluas akses pasar. Namun, penerapan QRIS di wilayah pedesaan masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan akses internet, serta kebiasaan masyarakat yang masih bergantung pada transaksi tunai. Selain itu, permasalahan kemasan produk yang masih sederhana juga menjadi hambatan dalam meningkatkan daya saing UMKM, khususnya yang dikelola oleh perempuan di Desa Tanjung Baru. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital serta keterampilan packaging produk sebagai strategi pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan QRIS, kemampuan pengelolaan keuangan usaha yang lebih tertib, serta perbaikan tampilan kemasan produk yang lebih menarik dan informatif. Program ini juga berdampak pada meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri pelaku UMKM perempuan. Meskipun masih terdapat hambatan seperti keterbatasan jaringan internet dan minimnya pengalaman teknologi, integrasi penggunaan QRIS dan perbaikan kemasan produk terbukti mendukung penguatan daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM di Desa Tanjung Baru.
Downloads
References
Bank Indonesia. (2019). Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025. Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2022). QRIS sebagai sistem pembayaran digital nasional. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2023). Laporan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah. Bank Indonesia.
Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Challenges, potentials and paradigm. World Development, 22(10), 1437–1454.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. (2021). Strategi Nasional Ekonomi Digital Indonesia. Kemenko Perekonomian RI.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2022). Laporan Kinerja Kementerian Koperasi dan UKM. Kemenkop UKM RI.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2023). Analisis adopsi QRIS pada UMKM di Indonesia. Jurnal KUAT, Politeknik Keuangan Negara STAN.
Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2020). Transformasi digital UMKM melalui pembayaran non tunai. Jakarta: Kemenkop UKM.
Kotler, Philip, & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of marketing (17th ed.). Pearson Education.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025. OJK.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2020). Digital transformation of SMEs. OECD Publishing.
Syadani, R., & Lestari, A. (2022). Pengaruh desain kemasan terhadap keputusan pembelian produk UMKM. Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Terry, G. R. (2006). Principles of management. Richard D. Irwin.
United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 Agenda for Sustainable Development. United Nations.
UN Women. (2021). Women’s economic empowerment and inclusive growth. UN Women.
World Bank. (2021). Financial inclusion and digital payments in emerging economies. World Bank Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




